Surakarta, Zonapos.co.id — Forum Komunikasi Kepala Sekolah (FKKS) SD/MI Muhammadiyah Jawa Tengah sukses menggelar seminar pendidikan bertajuk “Tantangan Pendidikan Muhammadiyah dan Aisyiyah di Era Society 5.0” pada Sabtu (31/5). Kegiatan ini diselenggarakan di Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS), Jl. A. Yani, Mendungan, Pabelan, Kecamatan Kartasura, Kabupaten Sukoharjo, Jawa Tengah.
Seminar ini menghadirkan sejumlah narasumber berkompeten di bidang pendidikan, seperti Dr. Irwan Junaidi, M.Pd. (Direktur Kepala Sekolah dan Tenaga Kependidikan Kemendikdasmen), Prof. Dr. Harun Joko Prayitno, M.Hum. (Rektor UMS), serta Gunanto, M.Pd., CHMP (trainer dan konsultan pendidikan).
Acara ini menjadi forum strategis bagi para kepala sekolah SD/MI Muhammadiyah se-Jawa Tengah untuk merespons tantangan global di era Society 5.0, termasuk digitalisasi pendidikan, penguatan nilai-nilai keislaman, serta pembangunan karakter peserta didik. Para peserta tampak antusias mengikuti sesi demi sesi, yang berisi paparan materi, diskusi interaktif, serta pembahasan program konkret.
Dalam pemaparannya, Dr. Irwan Junaidi menekankan pentingnya pembinaan kepemimpinan sejak dini. “Pemimpin itu harus dipersiapkan sejak kecil, dan program 7 Kebiasaan Anak Indonesia Hebat menjadi solusinya,” ujarnya.
Sementara itu, Rektor UMS, Prof. Dr. Harun Joko Prayitno, M.Hum., mendorong seluruh kepala sekolah dan guru Muhammadiyah untuk terus memperkuat peran strategis mereka di tengah perubahan zaman. “Kepala sekolah/guru Muhammadiyah harus memiliki 3K, yaitu kompak, kokoh, dan komitmen (berdaya juang tinggi),” tegasnya.
Seminar ini diharapkan mampu memperkuat kolaborasi antar lembaga pendidikan Muhammadiyah dan Aisyiyah, serta menghasilkan rumusan strategis demi membentuk generasi unggul, inovatif, dan berakhlak mulia dalam menghadapi era Society 5.0.
Reporter: M. Efendi



































