SITUBONDO, Zonapos.co.id – Aliansi Aktivis Situbondo Bersatu (ASB) mendesak Bupati Situbondo, Yusuf Rio Wahyu Prayogo, untuk mengevaluasi kembali pendekatan komunikasinya terhadap Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) dan insan pers. Desakan ini muncul setelah pernyataan Bupati dalam akun TikTok pribadinya menuai keresahan di kalangan LSM dan Insan Pers.
Pernyataan yang dinilai kontroversial tersebut dianggap tidak mencerminkan sikap seorang kepala daerah dalam membina hubungan baik dengan elemen masyarakat sipil yang selama ini berperan aktif dalam pengawasan jalannya pemerintahan.
Ketua LSM Perjuangan Rakyat, Rachmad Hartadi, menilai bahwa pernyataan Bupati tidak sejalan dengan kondisi riil di lapangan. Ia menegaskan bahwa kerja-kerja LSM dan jurnalis selama ini sangat penting dalam menjaga transparansi dan akuntabilitas pemerintah.
“Pernyataan Bupati Situbondo tidak sejalan dengan realita di lapangan. Banyaknya temuan penyimpangan kebijakan pemerintah yang diungkap oleh LSM dan jurnalis melalui investigasi serta pemantauan, menjadi bukti betapa pentingnya peran pengawasan sipil dalam demokrasi,” tegas Rachmad, Sabtu (26/07/2025).
Aktivis Situbondo Bersatu (ASB) berharap Bupati Situbondo dapat membuka ruang dialog yang lebih sehat dan konstruktif dengan seluruh elemen masyarakat, termasuk LSM dan media, guna menciptakan iklim pemerintahan yang terbuka serta responsif terhadap kritik dan masukan.
Hingga berita ini dinaikkan, belum ada tanggapan resmi dari pihak Pemerintah Kabupaten Situbondo terkait desakan dan pernyataan dari Aktivis Situbondo Bersatu (ASB).
Pewarta: H. Jubri Armada






























